Senin, 29 September 2014

rabu biru

Ada goresan-goresan sajak di atas meja, terluka.
Ada rautan pensil bertebaran di bawah kursi, sepi
Ada lukisan-lukisan miring di kamar mandi, bertanya "hampa?"

Kau berlari ke hutan, sesaat aku mengeluhkan suara -suara kesunyian.
"Mereka datang" katamu.
Tapi kita berdua diam. Kita terpaku dalam angan. Dan kau lari kearah berlawanan

Ada hujan di jalan belokan didalam hutan yang sering kita jumpai kala kemarau.
Aku bertanya padanya "hujan, apakah kau masih melihat embun yang di tinggalkan kekasihku seperti biasanya?"
Hujan malah bertambah deras. Ia tak perduli pdaku, ia tak menghiraukan dingin disekujur tubuhku.

Setelah itu, jalan yang biasa kita lewati setelah hujan, menghilang.
berikut kau yang gembira menyambut sepi

Dan hujan tetap membasahiku dalam ngeri perpisahan, seolah ia mengerti, seolah ia ingin merasakan tangisku. Seolah ia pula menghapusnya.
Seolah ia membasahi hatiku.

Rabu.

Senin, 14 Juli 2014

sementara

izinkan aku sebentar saja menaruh peluh didadamu
biarkan aku berdendang rindu
aku ingin menikmati senja kita
yang tak pernah kita lewati bersama, tapi terlukis saja.
Kita kira seperti itu cinta.

biarkan hujan deras malam ini, sayang
biarlah lara terbawa arusnya
tetaplah dalam hangat dekap ini
dan ijinkan aku mencumbu asa dan peluh kita dengan berani
biarkan rasa berapi-api. Rindu, lupakanlah ..

Kita berdua tau, janji temu dengan perpisahan
biarlah kakimu pergi jauh, tapi hatimu jangan
untuk sementara waktu berkelena lah kau sampai jauh
biarlah kau gapai angan dan mimpimu
kejarlah bahagiamu yang bukan hanya aku
dan bawalah secerca cinta di dadaku agar jika suatu saat dunia meninggalkanmu dan kesedihan menghampirimu, kau tau jalan kembali pulang ke rumah ........Aku.

izinkan kita, izinkan waktu, biarkan jauh,

sementara.


Kamis, 24 April 2014

Where or When or What?

Aku bersembunyi di balik kata yang ku sederhanakan, Rela. Merelakan
Aku selalu sulit mengutarakan yang ku sembunyikan didadaku, Rindu. Merindukan.

Aku tidak tau apa mau perasaanku.
Aku kecewa, iya. tapi benci dan dengki tak pernah ada
Aku sakit, sungguh. Tapi rindu.... aku terlalu merindu.
Aku sepi, benar. Aku merasa kehilangan tapi aku lega, tak terjangkau

Cinta ... haha aku merasa tak sudi . Sudah tak cinta lagi
tapi selalu aku ingin,
kau.

Dan takut.

Mimpi...
Dan kita. Akan kita.

Kembali

Hhh... Let it go....

Minggu, 06 April 2014

begin again

Aku tak bisa berhenti sayang
Atas apa yang ku damba akan kita
Aku tak bisa lupa sayang
Semua teramat indah

Kembalilah...
Hanya kata kan iya saja tanpa harus berpikir
Kembalilah...
Hanya katakan iya dan kau tak harus memahami
Kembalilah...
Dan kau hanya perlu mengerti bahwa tanpamu, aku hilang selalu.

another sorry

Maaf kan aku atas segala ketamakanku.
Maaf kan aku atas segala keluh kesahmu.
Maaf ka aku atas segala amarah didadamu.
Maaf kan atas cinta yang kita pelihara dan terlepas lalu.
Maaf kan aku. Maaf kan atas rasa cintaku

Maaf atas segala ambisiku.
Maaf kan aku karena tak dapat berhenti berharapmu atau sekedar lalu.

Aku mencintaimu.

"selamat keempat kali bulannya, selamat hari jadi kita" 

akhirnya kita kembali pada tanggal, jam dan detik-detik hari persatuan kita.
Aku pilu jika sadar kau 'sedang' tak berada disisiku.

"ahhh, bagaimana kau disana sayang? . rindukah? masih cintakah? baik-baik saja kan? sudah bertemu dengan siapa saja kau? dan berkeinginankah kau untuk pulang lebih cepat ?"

begitu terasa rinduku sesadar ketika kita telah jauh, ketika malam-malam menghembuskan kenangan bersama ketika kau ada.
aku masih mencintaimu, walau tak kurasa setiap hari, tak kurasa setiap waktu, dan tak percaya sama sekali.


....

Aku berada dibelokan tercuram sepanjang perjalanan.
Aku tak dapat fokus. Aku lepaskan kendali. Aku berhenti
Ku fikir ini akhir perjalananku karena sedari jauh pandanganku jalan setelah belokan itu tak pernah ada, Atau hanya tak terlihat.

Murkamu membuatku merana.
Setamak itukah aku?
Aku tak tau arah. Hingga aku tersesat menuju jalan yang salah.
Kau tinggalkan aku dengan cinta penuh yang membara
Apakah aku terlalu tamak padamu?
Hingga dadamu disesaki penuh emosi dan benci?

Apakah kau lupakan saja janji yang mendarah daging dan membuat aku mati rasa pada segalanya?

Jika ada jalan yang membuat kita bertemu dan kembali. Nyawapun akan ku beri.


Sabtu, 30 November 2013

Miles ..........

JARAK

aku dihukumnya.
aku dibencinya.
ia mungkin tak pernah menyukaiku, ia sering menyiksaku
ia menjauhkan yang ku dekati, dan yang telah jauh ia bawa pergi

aku bersabar, aku tak coba berontak atau melarikan diri.
aku tetap bertahan , walau ia membuatku lelah perlahan-lahan
aku mengerti, mungkin dia benar.

yang  membencimu adalah ia yang paling memperhatikanmu bukan ?

aku mengerti, sungguh yang dia lakukan agar aku terdidik oleh jarak
agar aku memahami arti pentingnya setiap jengkal jarak dan bulir-bulir waktu
agar aku tak menyia-nyiakan semua itu.
agar aku dapat dengan baik memahami cinta yang begitu dalam.
agar aku mampu bertahan.
dan membiarkan tangan tuhan meniti suka dan duka cintaku diatas takdirnya
agar jarak dan aku dapat menyukai satu sama lain.
agar jarak dan aku menyatu. satu sama lain

kini, desemberku akan tiba.
aku berdoa agar ia mau memberiku sedikit waktu dengan rindu
aku berharap ia berbaik hati untuk memberiku dispensasi atas setiap hukum jaraknya.
sebentar saja. 
biarkan aku berdua saja, dengan rindu.

Setelah itu, terserah dia  ..... 






Senin, 29 April 2013

bukan perpisahan, hanya dalam sebuah ingatan ...

kali ini bukan perpisahan yang terjadi, hanya beberapa kata yang merubah alur cerita "kau dan aku" .

angin malam itu menusuk hatiku, ku pejamkan mataku sejenak, Menyusuri segala yang telah lewat.
Semakin gelap semakin kuingat. lalu gelap menuntunku dalam ingatan melampaui batas pikiran .

ku ingat dengan jelas, lipatan-lipatan tubuhmu memeluk dan mencumbuiku dalam lorong gelap serta pelukan hangat dan bisikan samar-samar "tetaplah begini, tetaplah seperti ini" sekejap melumpuhkanku.

ku nikmati setiap debar yang ada,
dalam bayang kita berdua, dalam peluh yang kurasa.
menyisir debu digerai rambut dan dahimu. mengecupnya dengan lesu hingga tiba-tiba semuanya terasa jauh .

aku membuka mataku.
mencoba merasakan kembali dunia
kupeluk lenganku, menghangatkan tubuhku dari angin yang kerasukan . lalu kupalingkan mataku pada langit.
ia tetap gelap, ia tetap tenang, ia tetap tak dapat menjelaskan rasanya hatiku pada perpisahan.

"hhh...aku menyayangimu." hingga kata ini menahanku untuk melepaskannya dengan mudah

dengan hati yang hampir lumpuh
dengan semua ketabahanku dan atas semua cinta yang kurasa.
aku menelan semua gundah dan sakit hatiku bulat-bulat. 
agar tak sepatah penyesalan pun menghantarkanku pada perpisahan

aku akan berusaha menahan peluh atas semua rasa, hingga kau bosan dengan sabarku dan kau cukupkan semua penyesalan, "sebelum" lalu kau lepaskan ...

Jumat, 08 Maret 2013

gelap


sudah lama aku tak berdiri dibawah malam, sudah cukup lama rasanya aku melupakan sang "kekasih terbaikku" ... pekat, mengikat, paling setia, tak mau lari, enggan pergi ...

ia mencumbuiku dengan sepi, menyapaku dengan serpiha-serpihan lirih. Ia berkata jika aku telah lama bercinta dengan ria .
aku melupakannya ...
pelipisku mendingin, ia tahu apa yang akan terjadi.

ia pergi, hatiku perih
lamunanku bertebaran sampai terang kembali menyeringai .

Minggu, 24 Februari 2013

ruang jerat I

terhitung dari kemarin lusa, aku sudah tak bahagia. kubiarkan rasa ingin tahu dan birahiku memegang kendali, kini aku telah jauh dari jalan kembali . aku enggan kesana kemari, aku menyerah dari apa yang belum ku jalani . aku bahkan tak tahu kebohongan apa lagi. rasanya malu pada tuhan yang memberi kesempatan. begitukah akan ku siakan?
hatiku berlabuh, dan bayang-bayang masalah mulai menikamku ... mendekat, (red..)

"tuhan, aku benar-benar mohon ampun padamu, atas semua kebohonganku, atas semua birahiku, atas semua napsu dan niat jahatku, aku mohon ampun, sudikah kau mengapus semuanya?"

Jumat, 11 Januari 2013

let you go

aku sudah bisa merasakan kau lepas pegangan tanganku, kau bisa
aku sudah bisa merasakan kau bebas berjalan jauh dari arahku, kau mau
aku bisa merasakan semuanya, aku bisa menerkanya...

"waktunya pergi kasih, kau sudah terlalu lama disini" 

senyum merekah dari bibirmu, kau membuka pintu dan berlari menjauh.
aku melihatmu bahagia, aku juga.. oh benarkah? air dipelipisku menandakan apa? entahlah.

kau memalingkan muka kearahku, melihat air mataku .
aku tau perasaan itu, aku tau arti matamu .
"kau akan baik-baik saja sayang, sama sepertiku. kau akan dapatkan kejutan lain. kau tak perlu bersedih. kau akan lebih baik mungkin" ucapnya "dan itu tanpamu, aku tahu... aku turut bahagia dimanapun kau berada, cinta"

ia pergi, tanpa takut, tanpa beban, tanpa menengok kebelakang, tanpa ragu, tanpa melihatku ....

dan aku... bersama luka, rasanya.




Jumat, 28 Desember 2012

something is wrong

aku sedang tidak terbang, tapi terasa melayang
aku sedang tidak bermimpi, tapi aku terbayang-bayang
bahagia rasanya saat kuhirup udara ketika bersama seseorang yang tak ku harap datang
dan aku sedih ketika tersadar waktu itu tak cukup lebih .

oh tuhan, aku merasa jatuh cinta lagi dan tersadar ini salah.

aku mulai lupa bagaimana merasa bersalah,
aku sudah lupa bagaimana rasanya sedih,
aku bernapsu makan, bernyanyi dan aku mulai benci masalalu, dan sayang ... aku melupakanmu (sesaat, sedetik tak lebih cepat)

ketika aku kembali mengingat semua yang hilang, aku sadar
aku jatuh cinta dengan dosa, aku merasa cukup bahagia. (it was stupid)
dan aku tak berharap banyak dapat memilikinya .

but I'm not going to go and run away from reality if I liked everything.
I'm really sorry


Senin, 26 November 2012

If I fell

If I fell in love with you, would you promise to be true And help me understand ?
Cause I've been in love before nd I found that love was more than just holding hands.


If I give my heart to you
I must be sure From the very start that you would love me more than him .
If I trust in you, oh please don't run and hide
If I love you too, oh please don't hurt my pride like him

'Cause I couldn't stand the pain
And I would be sad If our new love was in vain
So I hope you see
That I would love to love you
And that she will cry when she learns we are two

If I fell in love with you...

Kamis, 22 November 2012

pressure

hanya sementara ........

luka dan darah yang menggenang diwajahku, rasanya hatiku lebam lebih mengerikan.
oh tuhan, kau peringatkan aku lagi, cintaku untukmu
aku tertekan, sesungguhnya aku sangat gundah
oh tidak!! hatiku sakit, 
aku pernah merasa tidak disini, dan kini aku merasa lebih jauh dari sini
mataku tak terperangah ............berduka atau beruntungkah aku?


"perlihatkan apa yang salah, aku buta !!! aku sedang buta!!1 aku tak merasa, dimana ??? siapa ??? sementara .............. aku kehilangan segalanya, jatuh (sangat jauh)"

Jumat, 16 November 2012

belong to ....

Aku kalah ..
setelah kau hancurkan semuanya
aku kalah, 
yah ...aku kalah 
apa yang harus ku lakukan lagi untuk membuat hatimu memihakku ?
bagaimana caranya agar kau bisa kembali mencintaiku ?
bagaimana ??? bagaimanaa?? 

mencintaimu ... benarkah bukan bagianku ? "aku ingin" (bagian terbahagiamu)

Minggu, 14 Oktober 2012

the time

waktu merangkai kisahya sendiri, sedikit berlebihan, sudah mulai pagi dan aku masih sigap menatap waktu.
huuh .. detak ini menyeruak kedalam telinga dan membuat hatiku turut berdetak, bersamaan
hening bercampur apit-apit bayangan malam . tak ada yang berkicau . selarut ini aku sendiri, aku sendiri yang hidup serta bayangan-bayangan kau 
begitu resahnya dadaku, kau diam menatapku . aku duduk menelungkup berharap tak jatuh air mata . haruskah aku jujur ?? 
aku akan membusuk dalam waktu ini jika kau terus menatapku dan berniat pergi

cinta sudah bukan lagi,
aku enggan tertidur malam ini, enggan terbangun pagi ini
tidak akan terdengar lagi aku mengoceh, dan kau bilang "sudah waktunya pergi"
benarkah ? "oh tuhan, kau bercanda" . aku gemetar kecanduan

sudah terang, aku menangis ketakutan . kau melepas peluh dan menghamburkan pelukan
aku tenang, hatiku tenang ...

tanpa kata, hatiku sungguh merana
tapi untuk terakhir kalinya aku yakin pada waktu, dan aku tau
pelukan itu lepas dan bermakna matanya "aku akan kembali, untukmu . percaya dan berdoalah"

ku genggam sebaik-baiknya 

Selasa, 11 September 2012

habis

terhempas tubuhku, ruangan ini pengap
hanya pengap mula-mula dan kaku
dadaku hangus, mimpiku lepas
terbang sudah anganku, kini semua bersyarat
mimpi tak lagi aku genggam
semua dihancurkan, keluarga ?? tak pernah ada baiknya
sejak dulu, sangat dulu ... sebelum aku tau arti hidupku
aku menahan batu mimpi itu dan menelannya bulat-bulat .
menghantam kepalaku kemudian tak tertahan, lagi ...
 aku menangis ....... 

aku enggan bermimpi, aku takut berharap . kepadamu kuserahkan semuanya , akan jdi kenangan atau terbawa sampai mana

god ....... kill me !

Sabtu, 25 Agustus 2012

prior to .....



Ini bagian terpenting dihidupku
Tentang cinta kasih (kami)
Keluargaku, seisi rumah, kamar, (otak), dan lemariku
Tentang semua lagu bahagia dlam gelap, semua potret tawa sebelum aku tertidur pulas, tentang doa yg ayah ajarkan, dan cinta di satu rumah

bertahun-tahun lalu cinta terus memenuhi batinku,
Hari kecilku tak luput dr bahagia yang tuhan berikan, terlebih kluarga yg utuh (saat itu)
Ayah, ibu, adik, semua kaset,lagu, barbie dan semua yang aku miliki

tak pernah ada rasa benci, tak pernah ada haru yg terasa sendiri
(Rasanya) Aku tak pernah berpikit "mau" mati, aku tak pernah brpkir "bunuh diri", lari dari kenyataan, atau membenci karena pernah dilahirkan.
aku selalu perduli, aku bahagia, sangat bahagia, aku cinta dan ini hidup yang sangat indah, yah... ketika kami adalah sekelompok kecil org2 yg bahagia, bertahun-tahun lalu 

aku tak pernah jatuh kala itu sesakit apapun hati dan tubuhku
Sekurang apapun hidupku .
Semua rasanya indah, dan (begitu) bahagia

Sebelum semua pertentangan terjadi, 
sebelum bulan yang kulihat tak segersang dunia ini
Sebelum aku menangis disetiap sela hari suci
Sebelum cinta itu jadi benci

Sebelum tuhan membiarkan kami merindukan keutuhan
Sebelum semuanya retak bertebaran, menyimpan dendam, dan amarah yg mendalam
Sebelum semua rusak berantakan
 Sebelum semua ini terjadi ................................................ 
Kami adalah sekumpulan orang yang berbahagia, harta terbesar dan itu yang terpenting 
Keluargaku   (kala itu)

Sebelum aku membenci akan diriku ..........., red . 

the mirage



Semua takkan kembali ke waktu yang biasa
Akan rindu menderu-deru batinku
Aku mengingatmu dalam setiap perkataanku, aku mengucap namamu hingga semua bosan akan itu, 
aku merindukanmu tiap detik, tiap denyut, dan tiap doa

Kau jadi fatamorgana, membayangi hati dan diriku, serta hal pertama yang kulamuni disetiap tengah malamnya
Apa kau peduli tentang cintaku?

Bulan kadang enggan mendengar apa yg kuceritakan padanya,
 angin saja riuh krn selalu menderu namamu
membayang-bayangi lingkup udaraku, hanya bayangan, sekedar perasaan
sangat lekat, begitu membekas ... terasa begitu basah, hangat, serta halus tanganmu
only shadows and feelings, begitu setiap harinya

Tidakkah kau merindukan aku yg sgt mengharapmu?
Apa kau akan ingat wajahku jika nanti semua hal menjauh?
apa kau sudi jadi kenyataanku ?

Apa kau pernah berpikir bahwa aku ......
Aku mencintaimu, sangat mencintaimu