Senin, 25 Juli 2011

gelap

ia tak pernah sadar buat sebuah guratan
pecahan kaca ditangannya ia tancapkan tepat diubun-ubunku,
bertabur debu kematian, memuncratkan darah hitam dari kepalaku
aku tak temukan rumpunan jerami ketika berlari kesawah
telapak tanganku berdarah .. "hitam" dijangtungku terasa "lebam"
aku tak bisa rasakan apa-apa, aku tak bergerak, aku tak melangkah, aku terjatuh lalu, aku tetap tak bisa apa-apa
dingin itu mencekik tubuhku tapi ia buat rasa nyaman disekelilingnya
aku hampir mati tak dapat bernapas tapi aku tetap tau mau lepas .. aku tenang, aku damai, aku tentram dalam sakitnya ..

ia merapat buat kecewa dalam hatiku, kecewa teramat sangat .
rasa benci itu mengalahkan dia yang ku benci . rasa sakit tu menggejolak jadi detak jantungku ketika semi
rasakan denyut luka nya .. ia mendarah daging
aku tak bisa rasakan sempurna, bukan aku .. bukan aku 
aku tidak sempurna .. tetap tak akan bisa jadi manusia yang layaknya

dipersimpangan kamar gelapku, saksi mata tiap tangisan dan rasa lebam dihatiku
hancur dan hancur lagi .. sudikah kau tuhan tanamkan air mataku lebih dari ini
aku tak sanggup merasakan sakit dan denyut luka tanpa air mata ini

bolehkah aku rasakan tawa lepas seperti mereka ?
diijinkan kah aku rasakan sayang mereka ?
diberikan kah aku waktu lebih lam tetapi bukan dalam duka, bukan sakit ini, bukan mata merah ini

aku ingin melihat jernih .. tanpa sakit tidak dihargai .
melihat dia yang ku cintai .. melihat mereka seperti bunga ketika musim semi

Jumat, 15 Juli 2011

someone else


malam tabu itu mengusik lara . kunikmati tanpa bersuara
bising selalu jadi alasan utama, aku tau kepalamu saat itu berdenging bukan ?
kepalamu dan kepalaku .. kau dekatkan lalu mencium keningku
ingin kupeluk seerat-eratnya, tapi tanganmu menghalangi wajahku
kau putar2 dunia, kau bawa aku merasakan tiap denyutnya, tapi tak kau kembalikan lamunan kita, kau berbicara tak lantang lalu segera hilang
hilang dari bayangan ..

kemana kau ?
mengendap lara, pedih dan kebingungan teramat sangat .
kau dimana ? siapa yang kau kunjungi ? siapa yang bawa kau lari ?
kau jahat sekali, aku sedih, aku mati

 akhir memang bukan segala akhir tapi gelap ini tetap jadi yang setia
sedia kala .. selalu dan selalu bersama .. mendekap erat tak melepaskanku sama sekali
tak sejahat kau yang lari

tolong jadikan aku yang terpilih . plis comeback to me babe

*anything else

Senin, 11 Juli 2011

sudah lama


tak ada yang membuka jendelaku, tak ada yang memangangkat sebelah kakiku ketika subuh
tak ada yang bilang aku secantik barbieku itu
tak ada yang membelaku ketika jenuhan gundah ibuku tertambat padaku
pangeran siang dan malamku
guru terhebat yang membuatku selalu bergairah mengolah apa yang ku baca
hal sulit atau tak suka sekalipun
serpihan kecil yang membuatku berbicara sebanyak-banyaknya
tapi itu sudah lama .. sudah sangat lama

kisah bodoh juga terindah ketika aku pernah dikatakan punya ayah

kini tuhan tak beri kebahagian darinya .
ia tak pernah muncul membuka jendelaku , ia tak lagi membelaku, ia tak pernah lagi menggendongku semesra dulu
pahlawan ketika aku butuh dia dan ibuku
paras tua yang memapah hatiku untuk terus tegar .

kini iya jadi monster dihidupku .. bukan lagi sandaran hatiku
ia berubah jauh dari hidupku,
meninggalkanku, menyakiti kami
kini cintaku itu jadi benci .. benci setengah mati .
ada seseorang yang pernah bilang "dia ayahku .. tetap ayahku"
tapi pantaskah ia sandang sebutan itu ?

tuhan, apakah kau mengijinkan jika aku membenci lelaki ini ?
haruskah aku berdoa beri dia balasan untuk semua merana dan kenangan yang ia tinggalkan ?
tuhan, haruskah aku bilang aku tak punya ayah ?
bagaimana baiknya tuhan ????

aku pernah ia bilangi jangan takut pada gelap, disana tepatnya dibawah rumah
gelap .. gelap pekat .
dia berjanji akan menakuti semua yang menakutiku.
kini , aku tak takut tempat itu . aku tak pernah ragu berdiri disitu . aku tak canggung berada disitu
karena aku benci tempat gelap itu !

benci sekali karena banyak JANJI !!!!!!!
aku berdiri buktikan padanya, pada gelap pekat itu,pada suara2 gemuruh malam itu
aku akan menakuti semua yang menakutiku .. 
aku bisa tanpa dia .. tanpa AYAHKU .. tanpa panglima pelindungku .. tanpa dia ...hal tercinta 


yournelis dehoutman