Minggu, 10 Januari 2016

mati

ku berdiri lama dikuburan.
Celingak celinguk mencari nama dibatu nissan.
Ada sebuah kayu kosong tak tertera namamu. Kutaruh bunga yng ku beli di persimpangan jalan
Aku menggenang air mata, mengheningkan cipta. Mengirim doa didepannya.
Seseorang menghampiriku dan bertanya “suamimu kah yang meninggal atau bekas pacarmu yg mati?
Aku tertawa renyah "Tidak pak. Bekas pacarku belum meninggal, jasadnya masih bertebaran tapi aku yakin hatinya sudah di ambil tuhan. Hati dan pikirannya sudah meninggal. Tadi pagi ku kuburkan”
“aku turut berduka cita nak. Semoga jasadnya segera menyusul hatinya dalam damai” ujarnya

Tidak ada komentar: